04 May 2026
Aksi Nyata Program "Rasamala" SMKN 2 Leles Cianjur
Udara sejuk dan sisa hujan semalam masih terasa di sepanjang jalan menuju SMKN 2 Leles, Senin (4/5/2026). Namun, kondisi aspal yang basah dan medan yang terjal tidak menyurutkan semangat para pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) untuk hadir lebih awal.
Pagi ini, program Rasamala (Rame-rame Sarerea Mapag Barudak anu Sakola) dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 2 Leles, Bapak Iksan Anwar. Sejak sebelum pukul 06.30 WIB, jajaran guru dan tendik sudah tampak berjajar rapi di gerbang sekolah, siap menyambut kedatangan para siswa dengan senyum dan sapaan hangat.
Membentuk Karakter Lewat Keteladanan
Program Rasamala yang digagas oleh Kepala Sekolah baru ini bukan sekadar rutinitas penyambutan. Lebih dari itu, program ini merupakan instrumen untuk membentuk kedisiplinan dan kesadaran mengabdi bagi seluruh warga sekolah.
“Kedisiplinan harus dijaga dan dimulai dari tenaga pendidik lebih dulu, baru kemudian siswa. Kita memberikan contoh nyata, bukan sekadar instruksi,” ujar Bapak Iksan Anwar di sela-sela kegiatannya pagi ini.
Kedisiplinan para tendik patut diacungi jempol. Mereka konsisten hadir lebih awal dibandingkan para pelajar, meski banyak dari mereka yang harus menempuh perjalanan jauh. Hal ini juga menjadi bentuk empati terhadap para siswa SMKN 2 Leles.
Dari sekitar 400 siswa yang terdaftar, mayoritas memang menggunakan sepeda motor. Namun, tantangan yang mereka hadapi tidaklah ringan. Mereka berasal dari beragam kampung dengan medan jalan yang bervariasi bahkan ada yang harus menempuh jarak belasan kilometer dengan kondisi jalan yang menantang, terutama setelah diguyur hujan pada malam harinya.
Konsistensi adalah Kunci
Program Rasamala ini dijadwalkan berlangsung konsisten setiap hari sekolah, mulai dari Senin hingga Jumat. Dengan semangat kebersamaan (sarerea), SMKN 2 Leles berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin, ramah, dan berdedikasi tinggi.
Wajah SMKN 2 Leles hari ini adalah wajah pengabdian di mana pendidikan karakter dimulai tepat saat roda motor siswa menyentuh garis gerbang sekolah. (Ramdan)