Menu Navigasi

Agribisnis Tanaman (ATPH)

Ketua Kompetensi Keahlian

Dewi Maswati, S.T

Program Keahlian Agribisnis Tanaman (yang sering dikenal dengan konsentrasi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura - ATPH) di SMKN 2 Leles adalah jurusan yang memadukan teknik budidaya pertanian dengan manajemen bisnis modern.

Program ini sangat strategis mengingat lokasi SMKN 2 Leles berada di wilayah yang kaya akan sumber daya alam, sehingga siswa dididik untuk menjadi pengelola pertanian yang profesional atau "Petani Milenial".

Fokus Pembelajaran

Di jurusan ini, siswa tidak hanya belajar cara menanam, tetapi juga mengelola seluruh rantai nilai pertanian, mulai dari persiapan lahan hingga pemasaran:

  1. Produksi Tanaman: Teknik budidaya tanaman pangan (seperti padi dan jagung) serta hortikultura (sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias).

  2. Pembiakan Tanaman: Mempelajari cara perbanyakan tanaman secara modern, baik melalui biji maupun teknik vegetatif (stek, sambung, okulasi).

  3. Teknologi Pertanian: Penggunaan dan perawatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) seperti traktor dan sistem irigasi otomatis.

  4. Perlindungan Tanaman: Identifikasi dan pengendalian hama serta penyakit tanaman menggunakan metode organik maupun kimia yang bertanggung jawab.

  5. Analisis Usaha (Agribisnis): Menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, dan strategi pemasaran agar pertanian menjadi bisnis yang menguntungkan.

 

Keunggulan Belajar di SMKN 2 Leles

 

  • Lahan Praktik yang Luas: Siswa mendapatkan kesempatan praktik langsung di lapangan (outdoor) untuk merasakan kondisi nyata dunia pertanian.

  • Kearifan Lokal: Kurikulum disesuaikan dengan jenis tanaman yang unggul di wilayah Cianjur Selatan.

  • Kemandirian: Siswa dilatih untuk mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri (wirausaha) di desa masing-masing.

 

 


Profil Lulusan (Prospek Kerja)

Lulusan Agribisnis Tanaman SMKN 2 Leles disiapkan untuk mengisi posisi:

 

  • Pengusaha Muda (Agropreneur): Membuka usaha pembibitan, budidaya sayuran hidroponik, atau perdagangan hasil tani.

  • Teknisi Perkebunan: Tenaga ahli di perusahaan perkebunan besar (Kelapa Sawit, Karet, atau Teh).

  • Laboran/Teknisi Benih: Bekerja di perusahaan pembenihan nasional.

  • Penyuluh Pertanian: Menjadi pendamping petani dalam meningkatkan produktivitas (biasanya setelah melanjutkan studi).

  • Operator Alsintan: Tenaga terampil dalam pengoperasian mesin pertanian modern.

 

Contoh Produk Praktik Siswa

  • Sayuran segar siap jual (Sawi, Cabai, Terong, dll).

  • Bibit tanaman buah unggul yang telah diokulasi.

  • Pupuk organik cair (POC) atau kompos hasil olahan mandiri.

Misi Utama Jurusan: "Mengubah pandangan bahwa bertani itu kotor dan miskin, menjadi bertani itu keren, modern, dan menjanjikan."